PARTISI HARDDISK BERBASIS TEXT
Nama : RAFI TEJA .P Tanggal : 30 January 2016
Kelas : X TKJ - 2 Nilai :Mapel : Sistem Operasi Paraf :
Sekolah : SMKN 1 Cihampelas Nama Guru : Bpk. Taufik Rizal S.T.
Daftar Isi :
I. Pendahuluan
II. Alat dan Bahan
III. Keselamatan Kerja
IV. Gambar dan Langkah Kerja
V. Kesimpulan
VI. Referensi
I. Pendahuluan
Jadi, partisi hardisk merupakan bagian-bagian ruang hardisk (kapasitas). Selain alasan diatas tadi, ada beberapa lagi alasan yang membuat pembagian ruang hardisk ini sangat begitu penting. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
- Agar mempermudah pengelolaan file dan data-data lainnya. Misal partisi D untuk menyimpan Film, partisi E khusus untuk Software, dan partisi E diperuntukan untuk menyimpan berbagai file.
- Memisahkan sistem operasi, jika menggunakan lebih dari satu OS. Karena tidak mungkin satu partisi digunakan untuk dua sistem.
- Bisa mempercepat pengaksesan hardisk, terutama pada hardisk yang berukuran besar. Karena dibagi menjadi bagian bagian lebih kecil sehingga mempercepat proses pembacaan.
Diatas tadi merupakan beberapa keuntungan jika membagi partisi hardisk, pembagian yang tepat akan sangat baik pengaruhnya. Oke, lebih lanjut mengenai partisi pada hardisk. Jika kita lihat pada table partisi, kita sering melihat kata-kata “primary, extended, dan logical”. Ya, ketiganya tersebut merupakan jenis atau tipe partisi yang digunakan. Ketiganya tersebut tentu memiliki fungsi dan perannya masing-masing.
II. Alat dan Bahan
- Seperangkat Personal Computer
- Hiren's boot CD
- Harddisk
III. Keselamatan Kerja
- Mengikuti instruksi dari guru atau pembimbing
- Cari tempat yang bersih, nyaman dan aman
- Menggunakan perlengkapan keselamatan
- Menggunakan alat sesuai fungsinya
- Tidak main main saat praktek
IV. Gambar dan Langkah Kerja
1. Masuk ke MS-DOS dan pilih start boot CD.
3. Pilih no.6 atau DOS.
4. Pilih no.8 atau pilih DOS lagi.
5. Setelah mucul R promt, Ketik fdisk.
6. Ketik Y atau yes dan enter
8. Pilih 1 dan enter
9. Ketika ada pertanyaan seperti ini, Ketik N atau NO kemudian enter
10. Agar pembagiannya merata kita pilih untuk partisi primary 25% lalu enter
11. Setelah Muncul hasilnya ketik ESC
12. Setelah itu masuk lagi ke create DOS partion or logical DOS drive dan pilih no.2 untuk membuat extended partition
14. Jika sudah muncul hasilnya ketik ESC
16. Jika sudah muncul hasilnya ketik ESC
18. Pilih no.1
19. Bila sudah muncul huruf A maka partisi sudah aktif dan ketik ESC 2x
20. Ketik ESC lagi
24. Pilih programs, administrative tools, dan klik disk management
V. Kesimpulan
Jadi, setiap partisi mempunyai fungsi masing - masing. Baik dari Primary, Extended, dan Logical. Setiap partisi mempunyai hubungan dalam, kinerja komputer.
VI. Referensi
- http://pintarkomputer.com


























